Belajar JavaScript (Part7): Operator Pembanding, Operator Logika dan Operator Kondisional JavaScript

Belajar JavaScript

SeniKoding.com - pada bab sebelumnya telah dibahas apa itu Operator JavaScript dan Operator Aritmatika, maka artikel ini telah meneruskan tentang Operator JavaScript yang lainnya yaitu Operator Pembanding JavaScript, Operator Logika JavaScript dan Operator Kondisional JavaScript.

Tutorial Belajar JavaScript Operator Pembanding JavaScript


Operator Pembanding JavaScript digunakan untuk membandingkan dua kondisi atau suatu nilai. Biasanya digunakan pada percabangan (if) maupun kondisi loop.

Contoh penggunaan Operator Pembanding IF:
if ( Umur > 17 ) { teks="wajib memiliki KTP" }
Tetapi untuk kondisi percabangan ini akan dibahas lebih mendalam pada bab selanjutnya.

Berikut ini nama dan simbol Operator Pembanding pada JavaScript:

Misalkan untuk X = 3, dan Y = 8.
  • Operator ( == )
Artinya Sama dengan (nilainya/valuenya). Contoh: nilai X==Y, hasilnya false/salah. Karena nilai 3 tidak sama dengan 8.
  • Operator ( === )
Artinya Sama bukan hanya nilai tetapi juga tipe datanya. Contoh: nilai X===Y, hasilnya false/salah.
  • Operator ( != )
Artinya Tidak sama dengan (nilai/valuenya). Contoh: nilai X != Y, hasilnya true/benar.
  • Operator ( !== )
Artinya Tidak sama bukan hanya nilai, tetapi juga tipe datanya. Contoh: nilai X !== Y, hasilnya true/benar.
  • Operator ( < )
Artinya Lebih kecil. Contoh: nilai X < Y, hasilnya true/benar.
  • Operator ( > )
Artinya Lebih besar. Contoh: nilai X > Y, hasilnya false/salah.
  • Operator ( <= )
Artinya Lebih kecil atau sama dengan. Contoh: nilai X <= Y, hasilnya true/benar.
  • Operator ( >= )
Artinya Lebih besar atau sama dengan. Contoh: nilai X >= Y, hasilnya false/salah.

Tutorial Belajar JavaScript Operator Logika JavaScript


Operator Logika JavaScript digunakan untuk menentukan logika nilai variabel dan nilai boolean (benar/salah).

Dibawah ini beberapa Operator Logika JavaScript dan artinya:

Misal nilai X = 3, dan Y = 8.
  • Operator ( && )
Artinya AND atau Dan, jika dalam bahasa Indonesia. Yaitu kondisi ini bernilai true/benar, jika semua variabel nilai n1, n2, nX sama atau benar dengan variabel yang ditetapkan. Contoh logika JavaScript nya: (x < 5)&&(y>5) hasilnya adalah true/benar. Karena nilai X memang lebih kecil dari 5 dan nilai Y lebih besar dari 5.
  • Operator ( || )
Artinya OR / Atau, jika dalam bahasa Indonesia. Yaitu kondisi ini bernilai true/benar, jika ada salah satu didalamnya bernilai sama atau benar. Bernilai false/salah jika semua deskripsi yang ditetapkannya salah. Contohnya: (x==3) || (y==3) hasilnya true/benar. Karena salah satu dari nilai variabel benar, yaitu x==3.
  • Operator ( ! )
Artinya NOT atau Tidak. Contoh: !(x==3) hasilnya false/salah. Karena nilai x dinyatakan tidak/bukan 3, sehingga bernilai false/salah.

Contoh kode untuk Operator Logika JavaScript yang sering digunakan:

<!DOCTYPE html>
<html>
    <head>
        <title>Belajar Operator Logika JavaScript</title>
    </head>
    <body>
        <p>Belajar Operator Logika JavaScript</p>
        <script type="text/javascript">
            var NilaiUjian = 90;
            var NilaiAkhir = "";
            if (NilaiUjian >= 80 && NilaiUjian <=100) {
                NilaiAkhir = "B";
            }
            document.write("Nilai Ujian = "+ NilaiAkhir);
        </script>
    </body>
</html>

Hasil browser:

Belajar javascript

Tutorial Belajar JavaScript Operator Kondisional JavaScript


JavaScript juga mempunyai Operator Kondisional, yang dimana bisa memberikan sebuah nilai ke dalam sebuah variabel berdasarkan kondisi tertentu dengan kode yang lebih simpel dan flaksibel. Dengan kode yang sedemikian simpel Operator Kondisional ini bisa dibilang spesial.

Struktur penulisan Operator Kondisiaonal JavaScript:
nama_variabel = (kondisi)?nilai1:nilai2
Contoh penulisan sederhana:

<!DOCTYPE html>
<html>
    <head>
        <title>Belajar Operator Kondisional JavaScript</title>
    </head>
    <body>
        <p>Belajar Operator Kondisional JavaScript</p>
        <script type="text/javascript">
            var Umur = 18;
            var layakSIM = "";
            layakSIM =(Umur > 17)?"Layak":"Tidak Layak";
            document.write(layakSIM);
        </script>
    </body>
</html>

Variabel "Umur" lebih besar dari 17, maka  yang akan tampil adalah "Layak", dan juga sebaliknya. Jika variabel "Umur" lebih kecil dari 17, maka yang akan tampil adalah "Tidak layak".

Hasil browser:

Belajar javascript

Sampai disini Belajar JavaScript (Part7): Operator Pembanding, Operator Logika dan Operator Kondisional JavaScript, semoga bermanfaat.

- Salam -


Berlangganan Artikel Kami Gratis, masukan Email dan Verifikasi:

0 Response to "Belajar JavaScript (Part7): Operator Pembanding, Operator Logika dan Operator Kondisional JavaScript"

Post a Comment

* Berkomentar sesuai tema ya gaes..

- Terima Kasih -