Pengertian Bisnis StartUp dan Contohnya

Bagikan di ->

Facebook Google+ Twitter
Arti bisnis startup

SeniKoding.Com - Masalah pekerjaan masih jadi momok besar bagi kalangan masyarakat terutama dari lulusan bawah maupun menengah. Hal ini karena tingkat persaingan akan pekerjaan mulai meningkat di Indonesia. Seiring dengan dibukanya MEA per 1 Januari 2016. Dengan adanya MEA, para pekerja dari ASEAN dapat masuk dengan mudah untuk mencari pekerjaan dikalangan negara se ASEAN termasuk Indonesia.

Dengan begitu akan membuat pekerja lokal bisa menjadi tergeser jika tidak pintar-pintar untuk mencari peluang dinegara sendiri. Oleh sebab itu terus lah kita perfikir cerdas dan inovatif untuk bekerja dan bahkan untuk menciptakan lapangan pekerjaan untuk bisa membuat perekonomi keluarga dan negara semakin baik. Seiring dengan perkembangan era digital yang pesat ini, kemunculan perusahaan perintis atau yang biasa disebut StartUp telah menjadi peluang besar bagi kita yang berjiwa wirausaha. Sehingga bisa menjadi salah satu terobosan dan ide bisnis yang cocok untuk saat ini.

Perusahaan StartUp ini merupakan bisnis yang berhubungan dengan internet dan teknologi dan sebenarnya sudah dikenal sejak akhir tahun 90an hingga tahun 2000an. Startup adalah sebuah perusahaan rintisan, atau perusahaan yang belum lama beroperasi. Startup juga merupakan institusi manusia yang dirancang untuk menciptakan produk atau jasa ditengah ketidakpastian yang ekstrem (Ries, 2011). StartUp dirancang untuk menemukan sebuah model bisnis yang dapat berulang dan berskala(Blank, 2014).

Dari definisi tersebut dapat diartikan StartUp adalah sebuah perusahaan rintisan yang dirancang untuk menemukan model bisnis yang tepat untuk perusahaannya agar dapat bertahan ditengah ketidakpastian yang ekstrem. Karena berbasis teknologi informasi, maka perusahaan StartUp sangat erat berhubungan dengan bidang industri kreatif seperti musik, desain, fashion, dan software development. Kawasan Asia Pasifik sendiri memiliki pangsa pasar terbesar untuk penjualan melalui jalur E-commerce.

Tercatat pada tahun 2016 nilai penjualan di Kawasan Asia Pasifik mencapai 1,152 miliar USD atau 56.2% dari total penjualan di dunia. Penjualan melalui jalur E-commerce di Indonesia juga mencatat kenaikan dari Rp25,2 triliun pada tahun 2014 menjadi Rp68,7 triliun pada tahun 2016. Nilai penjualan juga diprediksi meningkat menjadi Rp106,3 triliun pada tahun 2017.

Dengan data yang semakin positif tersebut bisnis StartUp menjadi bisnis primadona saat ini untuk bidang teknologi dan informasi dengan bisa mengambil jalur bisnis seperti disebutkan diatas.
Dibawah ini beberapa contoh bisnis StartUp yang sudah besar / raksasa yang ada di Indonesia.

Apasaja Contoh Bisnis StartUp Itu


BukaLapak

Dengan situsnya yaitu Bukalapak.com merupakan Marketplace Indoneisa yang didirikan oleh Ahmad Zaky sejak 2010. Berbisnis sebagai mediator antara penjual dan pembeli, BukaLapak akhirnya dilirik dan disuntik dana oleh investor EMTEK Group, yang juga memayungi SCTV Group. Sebelum mendapat partner kerja, StartUp ini jarang berpromosi secara offline. Dan kini, BukaLapak sudah sangat gencar melakukan aktivitas pemasaran melalui kanal seperti iklan televisi dan radio yang memang teknik periklanan yang masih dinilai sangat baik.

Bukalapak bisa menjadi contoh untuk Anda yang tertarik dengan bisnis StartUp Marketplace, bisnis ini sangat menjanjikan jika bisa mengelolanya.

MatahariMall

Marketplace online to offline (O2O) ini merupakan langkah pertama Lippo Group memasuki ranah E-commerce. Mulai diluncurkan pada Februari 2015, dengan modal dana sekitar Rp 6,6 triliun. StartUp ini sudah merekrut nama besar seperti mantan country director Google Indonesia Hadi Wenas dan mantan Dirut Garuda Emirsyah Satar.

Tempat belanja offline dan online seperti MatahariMall sudah menjadi bisnis yang besar yang sangat menjanjikan.

Go-Jek
Gojek startup terbaik

Inilah aplikasi gratis terpopuler di App Store. Go-Jek adalah gerbang bagi masyarakat awam bagaimana memahami cara kerja Startup digital. Layanannya yang “mengganggu” sistem transportasi dalam skala besar, mampu menawarkan alternatif metode transportasi, memberikan kisah inspiratif, dan menuai berita kontroversial. Di platform Android, Go-Jek terpilih sebagai salah satu aplikasi terbaik Google Play Indonesia 2015, bersanding dengan Traveloka dan Tokopedia.

Acap kali diberitakan secara kontroversial, nyatanya jejaring layanan yang ditawarkan Go-Jek berhasil merebut pasar mayoritas dari industri yang dijajaki. Sebut saja Go-Ride, Go-Send, Go-Food, dan Go-Mart. Go-Jek yang disuntik dana oleh Northstar Pacific dan Sequioa, berhasil mengeksekusi layanan yang memang dibutuhkan dalam keseharian, sehingga masyarakat merasakannya sebagai kebutuhan setiap hari. Jika pembaca tertarik untuk bekerja sama untuk menjadi mitra Gojek bisa mendaftar.

Traveloka

Inilah platform top-of-mind untuk pembelian tiket pesawat, Traveloka juga dinobatkan sebagai aplikasi terpopuler di Google Play Indonesia dalam segmen travel. Dalam riset Nielsen dikatakan bahwa belanja iklan Traveloka selama tahun 2015 mengalami peningkatan hingga 700% senilai Rp 547 miliar. Sama seperti BukaLapak, televisi juga menjadi kanal favorit Traveloka untuk menyuarakan layanannya.

Startup yang berdiri 2012 dan mendapat pendanaan awal dari east Ventures ini menawarkan harga tiket penerbangan yang sangat kompetitif. Inilah portal online untuk penerbangan dan reservasi penginapan terbesar di Indonesia. Pada tahun 2013, masuklah investor Global Founders Capital sehingga banyak pihak meyakini Traveloka akan menjadi StartUp lokal bernilai triliunan rupiah.

Tokopedia

Inilah StartUp yang bersinar sepanjang 2015. Mall online yang mengusung model bisnis marketplace ini berdiri sejak 2009 dan menerima pendanaan senilai Rp 1,2 triliun dari Sequoia dan Softbank di tahun 2014. Menurut lembaga riset Nielsen, Tokopedia memiliki belanja iklan yang senilai dengan Traveloka. Menariknya, peningkatan tersebut tercatat hingga 17 kali lipat dari tahun sebelumnya.

Semua contoh diatas merupan rintisan bisnis StartUp yang dimulai dari bawah sampai dengan seperi sekarang ini menjadi sangat besar. Seperti itu pengertian dari bisnis StartUp yang bisa menjadi pandangan untuk Anda yang ingin membangun bisnis dibidang teknologi dan informasi.

Dan pada artikel berikutnya admin sudah memberikan tips untuk menjalani bisnis StartUp untuk pemula. Akhir kata, semoga artikel mengenai bisnis dan startup bermanfaat dan bisa menjadi referensi terbaik bagi Anda.

Salam.

Berlangganan Artikel Kami Gratis, masukan Email dan Verifikasi:

4 Responses to "Pengertian Bisnis StartUp dan Contohnya"

  1. Sudah banyak perusahaan startup di indonesia..
    Ayoo mas kita ga boleh kalah, harus buat startup juga..

    Semangat.. (Y)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Meskipun sdh banyak klo mau bersaing usahakan bikin bisnis startup yg berbeda atau sama tapi lebih bagus. Perlu usaha dan yakin hee

      Delete
  2. Replies
    1. StartUp juga keren lho gan, usaha rintisan gan (wirausaha online)

      Delete

* Berkomentar sesuai tema ya gaes..

- Terima Kasih -